Psychology / Testimony

Tekoooo! Asik Kok!

Senang sekali aku, sore hingga malam ini Keluarga Teater Psikologi pentas di ruanganku. Dari tempatku di langit-langit, aku senang melihat lika-liku permainan yang sudah dilatihkan di ruanganku selama beberapa hari ini. Latihan dan pentas mereka selalu menjadi pengusir sepiku di malam hari. 🙂

Pementasan kali ini ada 4 sketsa pendek. 1 sketsa dimainkan oleh orang luar (bukan anak psikologi) tampaknya. Seperti biasa, sketsa-sketsa yang dimainkan mampu membuat penonton tertawa, bengong, terharu, dan yang pasti melupakan realitas kehidupan mereka selama beberapa saat. Penonton kali ini sangat ramai. Di antara pementasan dengan konsep sketsa dari Teater Psikologi sebelumnya, seingatku ini yang paling ramai.

Sketsa terakhir yang dimainkan kali ini sangat berkesan bagiku. Pesan yang kutangkap dari cerita dan lagu pada sketsa ini yang paling membuatku terkesan. Aku menangkap bahwa kadang cinta adalah kata-kata yang paling sulit untuk dijelaskan. Cinta hanya dapat dijelaskan dengan mendengarkan denyut. Bagiku, cinta hanya dapat dijelaskan dengan merasakan terangku.

Aku terharu dengan sketsa ini karena menggambarkan perasaanku terhadap keluarga teater ini. Ya, aku telah jatuh cinta pada keluarga ini. Saat ditanya, kenapa aku jatuh cinta? Mungkin tak akan satu katapun yang dapat menjelaskan perasaanku. Yang pasti, aku cinta pada keluarga ini. Aku senang tiap mereka hadir di ruanganku. Aku siap menemani mereka sepanjang malam mereka latihan. Mengapa? Aku tak mampu menjawab, seperti halnya lirik di lagu terakhir:

Kau minta aku menulis cinta
Aku tak tahu huruf apa yang pertama dan seterusnya

Pementasan kemarin begitu menyenangkan bagiku. Ada banyak mahasiswa baru yang ikut serta dalam pementasan kali ini. Keluarga ini bertambah besar dalam hal jumlah. Walaupun mungkin aku tidak diperdulikan oleh mereka, tapi bagiku, mereka adalah penghiburku, pengusir sepiku di kala sore dan malam. Oleh karena itu, aku juga ingin mengucapkan, selamat datang untuk anggota-anggota keluarga baru! 🙂 Saat kalian dapat menjadi pengusir sepiku, kuharap kalian juga dapat mengisi jiwa kalian dengan keramaian kalian. Dan slogan kalian, “Satu Senang Semua Senang” bukan hanya sekedar slogan, tapi benar-benar mengingatkan kita (aku ikutan ya. :p) untuk menyebarkan emosi positif di saat ada anak Teko yang bersusah hati.

Malam kemarin, ada satu anak baru yang nyeletuk saat ditanya tentang kesan dan pesan terhadap Teko. Semoga celetukannya itu dapat selalu menjadi jawaban JUJUR untuk setiap orang yang bertanya tentang bagaimana suasana Teko?

Teko!! Asik kok!

P.s. Gua bersyukur kemarin Teko uda berhasil lagi membuat Suara Senja (Raja).  Sampai saat ini Teko masih menjadi comfort zone gua, tempat pengusir sepi kala kegelapan dalam hidup datang, tempat belajar juga. Tempat dimana gua bisa dengan bebasnya mengungkapkan apa yang gua rasa saat di tempat lain hal itu memalukan. Gua harap akan tetap begitu sekarang dan selamanya. For 2011, welcome as our new family. Thanks for choosing us as your new family. We’ll be family start from now and forever. 🙂

Siapa yang fotonya ga ada di sini, next show HARUS ada ya! 😀

Advertisements

One thought on “Tekoooo! Asik Kok!

What do you think? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s