Random

Sesaat Sebelum Tidur

Sesaat sebelum tidur, pikiranku melayang. Sepertinya diluar kendaliku. Aku mulai berpikir tentang bintang, tentang planet, tentang rasa soto ayam langgananku, dan hal-hal acak lainnya. Sungguh keparat pikiran ini.
Sesaat sebelum tidur, aku merasa tenang juga akhirnya. Ternyata hanya sementara. Pikiranku sepertinya tidak senang aku tenang. Dia mulai memunculkan masalah-masalah yang belum selesai. Mulai dari tugas kantorku, janjiku kepada teman-temanku, rencana ke luar negeri. Sungguh keparat pikiran ini.
Sesaat sebelum tidur, akhirnya pikiran ini sampai pada kenangan tentang dia. Dia yang kini sudah jauh dari sini. Aku angkat foto dia yang sedang tersenyum. Akupun mulai menangis. Rindu, itu kata yang dapat mengungkap sejuta sesak di dada ini, sesaat sebelum tidur….

Sesaat sebelum tidur, kuharap engkau nyaman di sana. Bersama para malaikat lain. Kau suruh aku melupakanmu, tapi aku tahu itu tak mungkin. Biarlah aku terus mengingatmu diam-diam, sesaat, sebelum tidur.

Advertisements

What do you think? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s