Reflection

Ingin Lelap Sejenak

Tidur lelap adalah barang mahal baginya. Mengapa masih ada yang tega mengganggunya? 😦
Dia terbangun kini. Duduk di atas kardus tempat tidurnya. Menatap langit dengan mata sayu. Botol air minum yang jadi teman tidurnya tiap malam.
Sesaat kembali dia ingin tidur, kereta pembersih lagi-lagi lewat. Dia maklum sudah dengan hal itu. Itu adalah hidupnya tiap malam.
Musuhnya bukan hanya itu kawan. Kalau rumah tertutup saja ada nyamuk, apalagi di tengah peron yang beratapkan langit? Terbayang?
Semua dia hadapi demi hidup yang wajib dia jalani. Entah juga mungkin berapa kali kata mati terlintas di kepalanya. Hanya dia dan tuhan yang tahu. Yang pasti dia tetap berusaha hidup hingga kini.
Dia punya mimpi. Tak muluk-muluk. Ingin suatu masa ada tempat tidur yang dapat menghalangi langit dari pandangan. Dia bosan juga rupanya. Apalagi bila hujan. Plastik dan karung menjadi pahlawan baginya untuk melindungi dari basah. Semua hanya demi tetap hidup.
Kini matanya tertutup kembali. Cemas tetap terpancar dari kerut wajahnya. Tangannya juga sambil memukul wajahnya sendiri yang menjadi tempat pendaratan sejenak bagi nyamuk. Wajar ia khawatir, tadi malam ia belum makan, ia mungkin khawatir mampukah ia bangun bila esok datang. Ia berharap hidup masih ada untuknya.
Ah.. Belum selesai perang dengan nyamuk, matahari sudah mulai menunaikan tugas. Stasiun mulai ramai. Petugas stasiun juga membangunkannya, minta ia tidak mengganggu para calon penumpang. Siapa ganggu siapa. Lihat kan? Sungguh mahal tidur lelap baginya.

*inspired by people who sleep on the train station’s platform*

image

Advertisements

What do you think? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s