Reflection / Think Out Loud

Selamat Jalan Nadia

Sesosok wajah ceria dalam bingkai kaca menyiram kenangan indah bersama. Mungkin hanya singkat jumpa kita dekade lalu. Tetap kau adalah teman sejati yang pernah menulis nada-nada indah dalam salah satu halaman partitur kehidupan kami
Kami tak tahu dimana kau sekarang, yang kami ingin, kau tetap tersenyum dan tertawa. Senyum dan tawa yang pernah menemani kita melewati jembatan masa remaja yang walau mungkin dilupakan pikiran tapi tetap tertanam di hati. Ceriamu selalu terkenang teman…
Siapa mampu menggantimu? Kami yakin tak ada. Sungguh tak ada. Kami kan selalu rindu tawamu, ceriamu, ceritamu, celotehmu. Semua yang membawa kami senang padamu.
Kata terakhir tak pernah terucap dari mulut kami. Hanya tangisan dalam hati yang kami bawa di hadapan jasadmu. Maafkan kami ternyata tak mengantar pada saat terakhir. Kami harap kita kan jumpa pada masa yang beda, dengan kau yang tetap sama.
Untuk saat ini, selamat jalan Nadia. Dirimu akan terkenang pada titik terbaik di hati kami.

image

We'll always miss you

Advertisements

What do you think? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s