Random

Penuh ‘Sepertinya’!

Setiap detik sepertinya adalah akhir. Ingat, hanya sepertinya. Tidak selalu benar. Tidak selalu salah juga. Antara ya dan tidak. Abu-abu.
Sepertinya juga aku akan lelap. Bersamamu kasihku dalam akhir ini. Aku tak mampu menahan lagi diriku. Aku hanya terikat padamu.
Semua harus diam, sepertinya, agar mengerti bahwa aku tak dapat lari dari dia. Dia yang menjeratku, membenamkanku dalam sekali. Hanya lantunan lirih tersisa bersama sisa-sisa kesadaran.
Aku sepertinya harus lenyap. Kebimbangan, keragu-raguan, ketidakpastian. Itulah waktu, hidup, dan nyawa. Penuh ‘sepertinya’. Semua segera hilang. Segera ada. Ada misteri untuk semua, bukan untuk dipecahkan, hanya untuk dinikmati. Makan itu kau makhluk bingung!

Advertisements

What do you think? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s