Fictionary

Hilang

Aku merasa sesuatu hilang dalam hidupku akhir-akhir ini. Hilangnya perlahan hingga aku tak sadar, tahu-tahu sudah hilang. Tapi, aku tidak tahu pasti apa yang hilang sebenarnya. Hanya terasa tak lengkap, tak jelas kemana. Sepertinya berharga karena sampai ku begitu peduli.
Kata orang, ‘Sesuatu baru terasa berharga kalau sudah hilang’. Kurasa aku ingin mengamini kata-kata itu saat ini. Walaupun belum tahu apa yang hilang, tapi aku merasa yakin aku kehilangan sesuatu yang berharga.
Ini seperti pemain musik yang tahu ada nada yang kurang di sebuah komposisi musik tapi tak tau nada apa yang belum ada itu. Gregetan pasti. Begitulah kira-kira rasaku.
Aku mencoba diam dan hanya mencari tahu apa yang hilang. Cukup lama aku menggeledah otak, hati, dan jiwa ini. Masih juga nihil. Agak tak percaya padahal semua sudut sudah dicari…
Aku coba berjalan saja dan menghiraukannya, ternyata tetap terasa. Begitu nyata ketiadaan ini.Sialnya, tetap tak tahu apa yang tiada ini. Utopis. Kurasa janggal sampai ingin berteriak merasakannya. Lucu ya, merasa hilang tapi tak tahu apa yang hilang.
Aneh sekali diriku ini. Aku kembali diam dan bertanya apa dan siapa terus menerus. Tiada tetap tiada, hanya rasa yang membelenggu. Aku mulai muak pada diriku.
Semua rasa ini membuatku begitu melankoli. Aku merasa bagian itu telah benar-benar hilang (aku tetap tak tahu itu apa) dan tidak akan kembali. Hanya hilang, menguap dalam udara dan…. yasudah, lenyap saja. Ah, mengerikan dan menyedihkan.
Aku mulai berusaha menerima (atau hanya terbiasa) bahwa ada yang hilang itu. ‘Legowo’ kalau kata orang. Aku tak mau menunggu atau mencari lagi. Sesuatu ygng pergi akan kembali bila dia memang bagianku. Ah, aku jadi begitu filosofis ya. Semua demi mencari pembenaran, karena tak ada kebenaran kudapat. Ujungnya hanya demi pembebasan pembiasaan dari  rasa tak enak ini.

Hilang tapi tak tahu apa yang hilang. Terasa sendu ketika dipikirkan. Makin dalam dicari makin hampa yang ditemukan. Aku tak tahu apa ini, yang jelas aku ingin tak merasa ini lagi bila boleh. Karena aku ingin tetap waras.

Advertisements

What do you think? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s