Random

Rasionalisasi

Mengapa lima tambah lima tak pernah satu saja? Mengapa nada re lebih tinggi dari do? Mengapa mama itu perempuan sementara papa itu laki-laki?
Mengapa selalu jadi pertanyaan padahal tak selalu dapat dijawab. Ribet ya. Semua harus punya alasan, padahal sangat mungkin terjadi begitu saja. Begitu saja tanpa ada alasan. Ah, tidak mungkin ya? Semua terjadi karena sesuatu ya? Tidak boleh tidak.
Mengapa begini, mengapa begitu. Senang sekali kita bertanya dan bertanya. Berharap sebuah jawaban akan memuaskan diri. Menjadi transit menuju mengapa selanjutnya. Tak ada ujung juga.
Semua harus ada alasan. Ah, menyebalkan. Sulit dan rumit ya… Ingin sekali tak ada tanya karena memang tak ada jawaban. Berhentilah jadi orang yang ingin tahu segala. Tak semua dapat diketahui. Ujungnya hanya penjelasan seakan benar untuk yang telah dilakukan

Advertisements

What do you think? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s