Think Out Loud

Hanya Ragu

Semuanya sebenarnya sederhana awalnya. Hanya ada ya dan tidak, namun lalu datang ragu-ragu. Ini menjadi masalah dan membuat jadi rumit.

Kita dituntut memilih ya atau tidak padahal kita sebenarnya memilih ragu-ragu. Bila ada survey, aku berani bertaruh ragu-ragu ini pasti menang. Pastinya dia kita pilih dan aman. Iya aman, tidak memilih jadi tidak berisiko. Aman.

Ragu datang dan mengguncang diri kita, pikiran kita. Nalar dan keyakinan teruji oleh ragu. Kita berusaha dan berusaha mencari yakin. Akhirnya gagal…

Setiap orang hanya akan berakhir dengan ragu. Seyakin apapun pasti runtuh olehnya. Dialah, ragu Ragu…..

Advertisements

What do you think? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s