Think Out Loud

Langit Senja

itu indah. Bahkan di kota penuh polusi seperti Jakarta, langit senja selalu indah. Suatu karya tuhan yang kunanti. Warna lembayung selalu memancing emosi syahdu dan cocok sebagai saat untuk kontemplasi tentang diri dan keadaan.
Senja itu memang selalu menyenangkan. Lihat saja, jutaan orang di Jakarta begitu berharap langit senja cepat datang, lambat pergi. Saat senja datang bukanlah waktu yang tepat untuk kontemplasi buat pekerja. Menjelang malam adalah waktu yang tepat untuk bergegas keluar dari kubikel dan bergerak menuju rumah. Sedikit saja kontemplasi, akan lewat kesempatan mencapai rumah segera.
Mengerikan kadang kupikir, semua mengejar menuju senja. Tak banyak yang suka pagi, apalagi siang. Kasihan mereka. Langit pagi memang indah, hanya saja sistem peradaban manusia tak membuat pagi selalu indah. Kemacetan yang berujung pada telatnya presensi dan akhirnya dipotong gaji membuat pagi kadang mimpi buruk. Sementara senja, senja waktunya kembali ke zona aman dan nyaman, rumah.
Ah, terlalu banyak omong kurasa diriku, lebih baik kunikmati langit senja ini sebelum ia jadi malam yang punya kisah lainnya lagi.

image

Advertisements

What do you think? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s