Random

Bintangku Kemana

Hei bintang,

Kamu kemana saja? Aku kangen. Kau bilang hanya akan pergi sebentar, tapi ini sudah begitu lama. Kau janji akan kembali ketika matahari pergi, tapi kau berdusta. Kau tak muncul. Mengapa bintang?
Aku sempat bertanya pada 55, bulan. Dia tidak bilang kamu dimana, hanya bilang kamu akan kembali. Entah kapan, tapi pasti kembali. Aku kesal mendengar itu. Kenapa pasti kembali tapi tidak tahu kapan. Kan, aku jadi menunggu. Kenapa tidak pergi dan tidak kembali sama sekali saja? Jadi aku akan melupakanmu untuk memuja yang lain. Kenapa aku dihadapkan pada posisi menunggu? Kau jahat, tapi…

Tapi aku…
Tak tahu bagaimana aku berpendapat tentangmu. Aku hanya percaya kau akan kembali, jadi aku harus menunggu. Huff. Kau tahu kan aku tak suka menunggu dan kau biarkan itu terjadi. Kau egois. Kau pikir aku mainan?

Ini malam ke 73 ya, bintang. Malam ke 73 kamu sudah tak muncul lagi…dimana dirimu?

Aku ingin pergi darimu seakan mampu tak menunggu. Dimanapun kau, kapanpun kita bertemu, kau tetap adalah bintangku. Tetaplah sehat di sana. Segeralah temui aku, bintangku.

Cheers
Aku yg selalu merindu padamu

Advertisements

What do you think? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s