Fictionary

Cinta Raya

Mataku seperti tak ingin terpejam malam ini walau malam makin khusuk terjadi. Kita berbaring samping-sampingan, tangan kita menggenggam. Kata orang, kita adalah pasangan. Menurutku, kita adalah keping pelengkap. Menurutmu, kita adalah petualang kehidupan yang dipertemukan oleh semesta. “Menurutmu, mengapa manusia mencinta?” Aku terpikir pertanyaan yang begitu filosofis itu dan spontan saja melontarkannya. Genggaman tanganmu makin … Continue reading