PIS (Psychology in Story)

Please…. Listen to Me

Langit masih membiarkan air matanya terus turun di daerah Sudirman sore ini. Di balik kaca sebuah restoran fast food, terlihat pasangan, sepertinya sepasang kekasih, yang sedang menghabiskan makanannya. Si pria terdengar mulai berbicara di tengah-tengah usahanya menghabiskan ayam dan kentang goreng. “Kemarin Pak Tino dateng ke ruanganku, dan dia lagi-lagi bilang aku masih belum perform. … Continue reading