Random

Tenang

** Ketika begitu banyak ketidakpastian atau ketidakteraturan, disitulah biasanya cemas muncul, menyelinap, dan menjadikan diri berdaya kurang. Cemas berusaha keras memukul KO tenang. Berbagai pertanyaan tak terjawab dihantamkan ke pikiran. Tetap tak terjawab dan membuat tenang tak mampu berdiri. Bukan tak mampu, tapi sulit dan seperti kaku. Seringkali menjadi tenang itu lebih berharga dari memiliki … Continue reading

Random

Tenang

** Ketika begitu banyak ketidakpastian atau ketidakteraturan, disitulah biasanya cemas muncul, menyelinap, dan menjadikan diri berdaya kurang. Cemas berusaha keras memukul KO tenang. Berbagai pertanyaan tak terjawab dihantamkan ke pikiran. Tetap tak terjawab dan membuat tenang tak mampu berdiri. Bukan tak mampu, tapi sulit dan seperti kaku. Seringkali menjadi tenang itu lebih berharga dari memiliki … Continue reading

Random

Untukmu

Ini untukmu, jiwa yang merindu Katanya, rindu itu berarti sayang Bila begitu, aku senang hingga melayang Karena berarti kau juga sayang. Ini padamu, jiwa yang mencari Lihat mataku, maka kau akan mampu menyadari Kata bukanlah tanpa arti Raga ini ingin selalu mencari Hingga semesta puas dan mengakhiri Aku memang begini Kau memang segini Kita saling … Continue reading

Fictionary / Random

Kau Ada

​Malam ini si lelaki kembali berdoa pada tuhannya. Namun, ada yang berbeda kali ini tampaknya dari doanya. Tak tahu apa yang terjadi, dia duduk, lalu mulai berteriak-teriak. Hai Tuhan! Kalau kau memang ada, tunjukkan dirimu sekarang! Tolong aku. Jangan diam saja dan duduk-duduk di singgasanamu kalau kau memang ada. Makin hari makin aku ragu kau … Continue reading

Fictionary / Random

Aneh?

Pak tua, mengapa kau selalu saja bertingkah aneh? Minggu lalu kau memberi makan ayam-mu dengan ikan asin. Tentu dia tak suka, tapi kau bilang itu karena dia tak biasa. Mana ada di dunia ini ayam makan ikan asin? Keanehanmu tak pernah habis-habis pak tua. Ingatkah kau saat desa kebingungan karena sungai hampir kering di musim … Continue reading

Fictionary / Random

Menunggu Adil

Baju biru ini mulai pudar, terang saja, setiap hari kupakai tanpa pernah kucuci lagi. Terakhir kucuci mungkin…. Hm, tak begitu ingat aku. Sepertinya 1 bulan lalu. Atau 1,5 bulan? Tidak sampai 2 bulan sih. Aku ingat. Sebab 2 bulan lalu aku memakai baju merah. Entah mengapa aku masih menanti saat adil akan datang. Dia berjanji … Continue reading

Random

Halaman 10 dan 11

Sepertinya lama kupandangi buku catatan ini. Aku pakai sepertinya karena aku tak begitu memperhatikan waktunya. Sebenarnya, hanya 2 halaman dari buku itu yang kupandangi terus. Tak bosan-bosan ku pandangi dua halaman itu. Halaman ke sepuluh dan sebelas. Isi halaman sepuluh adalah sebuah surat untuk seorang wanita dari masa sebelum sekarang. Surat yang tak pernah tersampaikan … Continue reading